TOEFL Diakui Kampus Luar Negeri dan Cara Memastikannya
TOEFL diakui kampus luar negeri di banyak negara, terutama negara yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar utama. Meski begitu, tidak semua kampus menerima jenis TOEFL yang sama.
Akibatnya, sebagian calon mahasiswa salah mendaftar dan harus mengulang tes dari awal. Bahkan, sebagian dari mereka baru menyadari kesalahan ini setelah bagian admisi kampus tujuan menolak dokumen aplikasinya.
Oleh karena itu, artikel ini akan membahas sejauh mana TOEFL diakui kampus luar negeri, sekaligus cara memastikannya sebelum kamu mendaftar.
Mengapa TOEFL Diakui Kampus Luar Negeri di Banyak Negara
Ribuan universitas di seluruh dunia menerima skor TOEFL sebagai bukti kemampuan bahasa Inggris calon mahasiswa. ETS, selaku pengelola tes ini, terus memperluas jaringan kerja sama dengan institusi pendidikan di berbagai negara.
Dengan demikian, standar penilaian TOEFL tetap konsisten, sehingga kampus mana pun yang menerimanya bisa dengan mudah memahaminya.
Selain itu, format TOEFL iBT mengukur empat keterampilan bahasa sekaligus, yaitu Listening, Reading, Speaking, dan Writing. Cakupan penilaian yang komprehensif ini membuat kampus luar negeri lebih percaya diri menggunakan skor TOEFL sebagai standar seleksi.
Jenis TOEFL yang Kampus Luar Negeri Terima
Kampus luar negeri umumnya hanya menerima jenis TOEFL tertentu, bukan sembarang format.
TOEFL iBT sebagai Pilihan Utama
Hampir seluruh universitas luar negeri mensyaratkan TOEFL iBT, karena format ini menilai kemampuan berbicara dan menulis secara aktif. Kemampuan ini penting bagi mahasiswa yang akan mengikuti diskusi kelas dan menulis tugas akademik.
TOEFL ITP yang Jarang Kampus Luar Negeri Terima
Sebaliknya, kampus luar negeri jarang menerima TOEFL ITP, karena format ini tidak menguji kemampuan berbicara dan menulis. Oleh karena itu, jangan menggunakan sertifikat ITP jika tujuanmu adalah mendaftar ke universitas asing.
Cara Memastikan TOEFL Diakui Kampus Tujuanmu
Sebelum mendaftar tes, cek langsung halaman resmi kampus tujuanmu untuk mengetahui skor minimum dan jenis TOEFL yang mereka syaratkan.
Selain itu, kamu juga bisa menghubungi bagian admisi kampus tersebut jika informasi di situs resmi belum cukup jelas.
Dengan langkah ini, kamu bisa memastikan sertifikatmu benar-benar sesuai sebelum menghabiskan waktu dan biaya untuk mengikuti tes. Jangan ragu juga untuk bertanya kepada senior atau alumni yang sudah lebih dulu menempuh studi di kampus yang sama.
Faktor yang Memengaruhi Pengakuan Sertifikat TOEFL
Beberapa faktor turut menentukan apakah kampus tujuan benar-benar menerima sertifikatmu.
Pertama, perhatikan masa berlaku sertifikat, karena kebanyakan kampus hanya menerima skor yang masih berlaku dalam dua tahun terakhir.
Kedua, cek skor minimum per komponen, karena sebagian kampus menetapkan syarat khusus untuk Speaking atau Writing, bukan hanya skor total.
Ketiga, pastikan kamu mengikuti tes melalui penyelenggara resmi, agar ETS bisa langsung memverifikasi sertifikatmu.
Keempat, simpan salinan digital sertifikatmu, karena sebagian kampus meminta unggahan berkas secara online saat proses pendaftaran.
Persiapkan TOEFL untuk Studi Luar Negeri Bersama LTIGroup.id
Setelah memahami syarat yang kampus tujuanmu tetapkan, saatnya mempersiapkan diri dengan matang. LTIGroup.id menyediakan layanan tes TOEFL resmi yang bisa membantumu meraih skor sesuai kebutuhan studi luar negerimu. Kamu juga bisa berkonsultasi langsung mengenai jenis tes yang paling sesuai dengan rencana studimu.
Penutup
TOEFL diakui kampus luar negeri di banyak negara, tetapi kamu tetap perlu memastikan jenis dan skor yang kampus tujuanmu terima.
Dengan riset yang matang sejak awal, kamu bisa menghindari kesalahan yang berujung pada tes ulang dan tenggat waktu yang terlewat. Pada akhirnya, persiapan yang tepat akan membuka jalan lebih lancar menuju kampus impianmu.
