Jenis Bahan Jersey Printing Sublimasi dan Karakteristiknya

Saat ini, jersey dengan desain full color semakin diminati oleh tim olahraga, komunitas, hingga event organizer. Untuk menghasilkan desain yang tajam dan tahan lama, banyak produsen menggunakan teknik printing sublimasi. Namun, hasil terbaik tentu tidak lepas dari pemilihan bahan jersey printing sublimasi yang tepat.

Melalui artikel ini, kamu akan mengenal jenis bahan jersey yang cocok untuk sublimasi, kelebihan masing-masing bahan, serta tips memilih bahan terbaik sesuai kebutuhan.

Apa Itu Jersey Printing Sublimasi?

Sebelum membahas jenis bahannya, penting untuk memahami teknik sublimasi terlebih dahulu. Printing sublimasi merupakan metode cetak yang memanfaatkan panas tinggi untuk memindahkan tinta ke serat kain. Tinta akan menyatu langsung dengan bahan, bukan hanya menempel di permukaan.

Karena alasan tersebut, sublimasi menghasilkan warna yang lebih tajam, tidak mudah luntur, dan tetap nyaman dipakai. Namun demikian, teknik ini hanya bekerja maksimal pada bahan tertentu, terutama yang mengandung polyester tinggi.

Klik link pemesanan jersey kaos custom sekarang untuk memulai desain tim atau komunitas Anda.

Mengapa Pemilihan Bahan Jersey Printing Sublimasi Sangat Penting?

Pertama, tidak semua kain bisa menyerap tinta sublimasi dengan sempurna. Jika salah memilih bahan, warna bisa terlihat kusam atau hasil cetak cepat pudar.

Selain itu, bahan yang tepat akan menjaga kenyamanan pemain saat beraktivitas. Jersey sublimasi sering digunakan untuk olahraga seperti sepak bola, futsal, basket, dan lari. Oleh karena itu, bahan harus ringan, adem, dan mampu mengatur sirkulasi udara dengan baik.

Dengan kata lain, bahan dan teknik printing harus saling mendukung agar hasil jersey maksimal, baik dari sisi visual maupun fungsi.

Jenis-Jenis Bahan Jersey Printing Sublimasi

1. Bahan Dry Fit

Dry fit menjadi bahan jersey printing sublimasi paling populer saat ini. Kandungan polyesternya yang tinggi membuat tinta sublimasi dapat menyerap sempurna ke dalam serat kain.

Selain itu, dry fit memiliki tekstur berpori yang membantu sirkulasi udara. Karena itu, bahan ini sangat cocok untuk jersey olahraga dengan intensitas tinggi.

Kelebihan dry fit untuk sublimasi:

  • Warna cetak tajam dan menyatu

  • Cepat kering dan adem

  • Nyaman untuk aktivitas berat

2. Bahan Microfiber

Selanjutnya, ada microfiber yang juga sangat cocok untuk sublimasi. Bahan ini terbuat dari serat polyester halus sehingga mampu menampilkan detail desain dengan sangat baik.

Di sisi lain, microfiber memberikan kesan lebih lembut dan premium. Oleh sebab itu, banyak jersey custom dan jersey komunitas memilih bahan ini untuk tampilan yang lebih eksklusif.

3. Bahan Paragon

Paragon juga sering digunakan sebagai bahan jersey printing sublimasi, terutama untuk kebutuhan event dan turnamen. Permukaannya halus dan sedikit mengkilap, sehingga warna terlihat cerah dan solid.

Namun demikian, paragon memiliki sirkulasi udara yang lebih terbatas dibanding dry fit. Karena itu, bahan ini lebih cocok untuk penggunaan singkat atau aktivitas non-rutin.

4. Bahan Polyester PE

Polyester PE merupakan bahan dasar yang cukup umum dalam produksi jersey sublimasi. Harganya relatif terjangkau dan cukup kuat untuk pemakaian rutin.

Meskipun begitu, kenyamanan bahan ini berada di bawah dry fit dan microfiber. Oleh karena itu, produsen biasanya menggunakan polyester PE untuk jersey latihan atau produksi massal dengan budget terbatas.

Klik link pemesanan jersey kaos custom sekarang untuk memulai desain tim atau komunitas Anda.

Bahan yang Tidak Cocok untuk Printing Sublimasi

Sebagai catatan penting, teknik sublimasi tidak cocok untuk bahan berbahan dasar katun. Katun tidak mampu mengikat tinta sublimasi dengan baik, sehingga hasil cetak mudah pudar.

Selain itu, bahan berwarna gelap juga kurang ideal untuk sublimasi. Teknik ini bekerja paling maksimal pada bahan berwarna putih atau warna terang.

Tips Memilih Bahan Jersey Printing Sublimasi

Agar tidak salah pilih, perhatikan beberapa tips berikut:

Pertama, pastikan kandungan polyester minimal 80%. Semakin tinggi kadar polyester, semakin maksimal hasil sublimasi.

Kedua, sesuaikan bahan dengan fungsi jersey. Untuk olahraga intens, pilih dry fit. Sementara itu, untuk event atau jersey komunitas, microfiber atau paragon bisa menjadi pilihan.

Selanjutnya, perhatikan tekstur kain. Bahan yang terlalu tebal akan terasa panas, sedangkan bahan terlalu tipis bisa kurang awet.

Terakhir, sesuaikan pilihan dengan anggaran tanpa mengorbankan kenyamanan dasar.

Kesimpulan

Sebagai penutup, bahan jersey printing sublimasi memegang peranan penting dalam menentukan kualitas hasil cetak dan kenyamanan pemakai. Dry fit dan microfiber menjadi pilihan terbaik untuk sublimasi karena mampu menampilkan warna tajam, detail presisi, dan tetap nyaman digunakan.

Dengan memilih bahan yang tepat, jersey sublimasi tidak hanya terlihat menarik secara visual, tetapi juga tahan lama dan nyaman dipakai dalam berbagai aktivitas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *